Lentera Merah Yang Padam; Sjahrir & Amir

Obrolan politik seringkali memunculkan “joke”. Tanpa terkecuali joke tentang Sjahrir dan Amir. Kawan maupun lawan menyebut Sjahrir dan pengikutnya dengan kaum “sosialis kanan” atau Soska. Sementara Amir dan kelompoknya datang dari kalangan “sosialis kiri” atau Soski. 

Keduanya sama-sama Sosialis; memperjuangkan persamaan dan kesetaraan, sama-sama mengamini Revolusi Sosial; sebagai jalan membangun Indonesia yang baru, serta sama-sama membenci Feodalisme, neo-Kapitalisme dan neo-Imperialisme; meskipun berbeda jalan perjuangannya.

Pada akhirnya mereka berdua tumbang dalam panggung politik, saat dalang sedang memainkan lakon dibabak awal pertunjukkan wayang.

Advertisements